Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2017

Karena Satu Kata

Tak ada kata seindah cinta. Pena menuliskan sebuah kalimat, Menyentuh hatinya, Melukainya, Juga membakarnya.. Karena sebuah kata "cinta" Benar satu kata berjuta arti "cinta" Benar adanya, Tak terlihat namun terasa.. Jantung seakan berhenti berdetak ketika mendengarnya, Terasa membeku sekujur tubuh karenanya, Setelahnya tak pernah berhenti memikirkannya. Saat cinta terasa indah, Bagaikan diantara taman syurga, Saat menyakitkan bagai di neraka, Dan saat menyedihkan, Air hujan pun terlihat murka. Hanya karena satu kata "cinta".

SMA

Riak riuh rendah suara langkah yang seiring dengan canda dan tawa.. Sahabat dan guru adalah kebahagiaan. Saat sekolah menjadi rumah kedua.. Masa depan terlukis indah didepan mata.. dimana segala cita tercipta.. Meskipun hanya kata.. Tapi semuanya adalah doa. Senyum indah sembari menulis secarik kertas perpisahan.. Ada kesan istimewa. Masa yang takkan terlupakan. Satu persatu sahabat melangkah dengan harapan. Satu persatu pergi dengan impian. Lekas bergegas menuju kesuksesan. "Salam sukses untuk para pencari kerja, pemburu rezeki , dan para pencari syurga.. langkah kalian dimulai dari kaki ibu.. berdoa dan bersimpuhlah padanya.. minta doanya agar kalian semua diberi keselamatan kesuksesan.tp kalo udah sukses jangan lupa juga pada orangtua karena mereka yang meridhoi kesuksesan yang datang pada kalian. Sujud syukur pada Yang Maha Kuasa semua ini kehendakNya." Maaf saya bukan penceramah tapi ini adalah sebuah pengalaman yang saya bagikan khusus di page ini u...

Sudah Terlambat

Katakanlah aku bersalah Disaat kusebut namamu didalam daftar hitamku. Tak ada yang tahu apapun tentangmu saat itu.. Hanya bintang, kau, dan aku. Katakanlah hanya aku.. Yang pernah singgah dihatimu. Katakanlah.. Saat itu aku salah, Tlah menahanmu pergi. Aku tak tahu apa yang salah.. Entah waktu atau sikapku.. Ataukah sifatmu memang begitu. Yang aku tahu hanyalah.. Sekarang sudah terlambat.. Untuk bersatu denganmu. Entah apakah kau tahu.. Entahlah..

Kau syair bagiku

Langit yang syahdu Mendendangkan alunan sendu Bercerita tentang sejarah cinta Kau dan aku... Langit bagaikan begitu dekat dengan wajahmu Biru menyejukkan mata Bagaikan tak pernah tersedu.. Mendamba angin bagaikan  Aku mendambamu..  Hati yang tiba-tiba sejuk dimanjamu.. Hati seakan meleleh mendengar bisik cintamu.. Hingga kau menjadi syair cintaku.. Kau tak pernah hilang dari setiap ucap kataku.

Sinari setengah hati

Kau melangkah terpaku, Rasa yang tumbuh terus kau sirami.. kau terjebak antara dinginnya malam dan Teriknya mentari... Kau membagi setengah hatimu untuk dirimu sendiri. Kau biarkan rasamu yang lain.. Kau biarkan ia layu.. Kau biarkan rasamu yang lain.. Disirami hati yang lain.. Dan menjadi penyegar dan pembawa cinta Bagi oranglain.. Sedangkan dirimu sendiri. Bersama hatimu sendiri.. Setengah hatimu pun hanya kamu miliki sendiri.. Tidak dimiliki siapapun.. Karena cinta butuh sepenuh hati untuk mencintai seutuhnya.. Bukan setengahnya.