Aku tak sempat menatap langit dengan tenangku, Aku tak sempat bicara pada hatiku, Apa ini Cinta atau kasihan, Aku tak sempat bertanya pada matanya. Aku sibuk dengan diriku, Aku sibuk dengan detakku, Yang setiap saat jantungku terhenti saat bertemu, Wajahku memerah, dan badanku terasa kaku. Fikirku, Ini demam, Kata hatiku, Tidak, ini rindu.. Entahlah... Setiap tingkahnya membuatku rindu, Setiap katanya selalu menjadi penyemangatku. Aku telah terobsesi padanya, Tapi aku tidak sampai menggilainya.. Kuingin dia, Kuminta dia, Diantara doa sepertiga malamku.
Kamu adalah kamu, Sebaik baiknya kamu adalah dirimu sendiri. Yang tidak pernah mendustai apa kata hatimu, Yang selalu jujur tentang ucapanmu. Kamu bukanlah malaikat, Bukan pula sang pembenar, Kamu hanya sebuah karya yang tak ternilai.