Kala cermin memperlihatkan aku..
Yang hatiku lihat bukanlah diriku.
Dikala waktu tak henti hentinya membual tentangmu,
Aku hanya membisu...
Ingin percaya, tapi hati berkata jangan.
Yang terucap bukanlah yang dirasa.
Seperti tersembunyi dibalik bayangan.
Terungkap tapi tidak.
Bagaikan rahasia.
Kamu hanya yang kurasa,
Tapi kamu menjadi rahasia yang nyata.
Ruang hati penuh rahasia.
terbunuh oleh fakta.
tak dapat bicara.
Ia menjerit dalam senyum dan tawa.
Menangis pun tiada guna.
Sungguh kasihan...
Tapi cinta yang dapat mengobatinya...
Hati yang penuh luka.
Yang hatiku lihat bukanlah diriku.
Dikala waktu tak henti hentinya membual tentangmu,
Aku hanya membisu...
Ingin percaya, tapi hati berkata jangan.
Yang terucap bukanlah yang dirasa.
Seperti tersembunyi dibalik bayangan.
Terungkap tapi tidak.
Bagaikan rahasia.
Kamu hanya yang kurasa,
Tapi kamu menjadi rahasia yang nyata.
Ruang hati penuh rahasia.
terbunuh oleh fakta.
tak dapat bicara.
Ia menjerit dalam senyum dan tawa.
Menangis pun tiada guna.
Sungguh kasihan...
Tapi cinta yang dapat mengobatinya...
Hati yang penuh luka.
Komentar
Posting Komentar