Wangi cemara masih belum pergi dari penciuman,
Karena aku belum beranjak,
Masih ditempat yang sama,
Bertemankan angin dan kicauan burung yang merdu.
Di ketenangan ini,
Hanya aku dan alam,
Pun secarik kertas.
Saksi bisu keindahan yang masih terjaga.
"Aku tidak ingin pergi,Bahkan aku ingin membangun istana disini,Merobohkan semua cemara yang kini meneduhiku,Ingin membawa banyak orang kemari.Agar suara burungpun tak terdengar lagi."
Bisikan liar mengandai-andai di otak ku.
Memburu kelemahan manusia yang kuat nan bodoh ini.
Dunia tua,
Dunia renta,
Bila ada tongkat untuk menopangmu,
Hanyalah pohon segar nan rindang,
Dan manusia yang sadar dan berimanlah jiwamu.
Memburu kelemahan manusia yang kuat nan bodoh ini.
Dunia tua,
Dunia renta,
Bila ada tongkat untuk menopangmu,
Hanyalah pohon segar nan rindang,
Dan manusia yang sadar dan berimanlah jiwamu.
Komentar
Posting Komentar