Langsung ke konten utama

Diantara Doa Sepertiga Malam

Aku tak sempat menatap langit dengan tenangku,
Aku tak sempat bicara pada hatiku,
Apa ini Cinta atau kasihan,
Aku tak sempat bertanya pada matanya.

Aku sibuk dengan diriku,
Aku sibuk dengan detakku,
Yang setiap saat jantungku terhenti saat bertemu,
Wajahku memerah, dan badanku terasa kaku.

Fikirku,
Ini demam,
Kata hatiku,
Tidak, ini rindu..
Entahlah...

Setiap tingkahnya membuatku rindu,
Setiap katanya selalu menjadi penyemangatku.

Aku telah terobsesi padanya,
Tapi aku tidak sampai menggilainya..
Kuingin dia,
Kuminta dia,
Diantara doa sepertiga malamku.



Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

BERHENTI DI KAMU

Ini adalah sebuah petualangan.. yang didalamnya terdapat aku, kamu, dan masalalu.. ku telah menyinggahi banyak hati.. akupun singgah di hatimu. Disaat aku hilang arah, Aku sendiri karena ketidak tahuan akan sebentuk cinta yang sesungguhnya. Seseorang menyalakan api yang menggebu, Disudut kegelapan hati yang kosong dan pilu. Memberikan cahaya yang sangat menyilaukan, Menghangatkan rindu yang tlah lama membeku. Petualangan ini ku akhiri... Biarpun menyisakan banyak kenangan. Biarlah hanya sebuah kata.. Karena ku telah menemukan kamu Kamulah takdir yang tertulis untukku.

HATI YANG TAK TERLIHAT

Kala cermin memperlihatkan aku.. Yang hatiku lihat bukanlah diriku. Dikala waktu tak henti hentinya membual tentangmu, Aku hanya membisu... Ingin percaya, tapi hati berkata jangan. Yang terucap bukanlah yang dirasa. Seperti tersembunyi dibalik bayangan. Terungkap tapi tidak. Bagaikan rahasia. Kamu hanya yang kurasa, Tapi kamu menjadi rahasia yang nyata. Ruang hati penuh rahasia. terbunuh oleh fakta. tak dapat bicara. Ia menjerit dalam senyum dan tawa. Menangis pun tiada guna. Sungguh kasihan... Tapi cinta yang dapat mengobatinya... Hati yang penuh luka.