Langsung ke konten utama

Yang terkasih yang menanti

Waktu berlalu tidak pernah berhenti berputar.
Lemah lunglai dan terlelap terhenti semalam dan sejenak untuk berfikir.

Setiap malam sebelumnya, takut selalu menghantui fikiran bahkan raga seakan tidak ingin jantung ini terhenti ketika ku tak mengingatMu.

Gundah resah dan gelisah..
Aku tidak ingin terlelap lagi..
Seakan ada yang ingin memisahkan nyawa dari raga ini..

Tapi lantunan ayat pasrah keluar dari bibir nan kotor ini..
Aku ingin menutup mata dan tidak lari dari panggilanMu.

Janji janji untuk kebaikan di hari esok terlontarkan seakan esok akan ada waktu untuk bernafas di dunia.

Aku tidak ingin seperti angin lalu yang tak kembali..
Jiwa raga yang terasa kotor ini ingin memperbaiki diri..
Bukan karena Ia memanggilku tuk kembali..
Tapi karena aku ingin berhenti..
Berhenti dari memburukkan diri.

By: djz

Makasih untuk dukungannya dan kepada yang selalu memberikan inspirasi untuk terus berpuisi.. Dan membagikan kata kata indah untuk semuanya.. Semoga di berikan kesehatan dan panjang umur. Amin





Komentar

Postingan populer dari blog ini

BERHENTI DI KAMU

Ini adalah sebuah petualangan.. yang didalamnya terdapat aku, kamu, dan masalalu.. ku telah menyinggahi banyak hati.. akupun singgah di hatimu. Disaat aku hilang arah, Aku sendiri karena ketidak tahuan akan sebentuk cinta yang sesungguhnya. Seseorang menyalakan api yang menggebu, Disudut kegelapan hati yang kosong dan pilu. Memberikan cahaya yang sangat menyilaukan, Menghangatkan rindu yang tlah lama membeku. Petualangan ini ku akhiri... Biarpun menyisakan banyak kenangan. Biarlah hanya sebuah kata.. Karena ku telah menemukan kamu Kamulah takdir yang tertulis untukku.

HATI YANG TAK TERLIHAT

Kala cermin memperlihatkan aku.. Yang hatiku lihat bukanlah diriku. Dikala waktu tak henti hentinya membual tentangmu, Aku hanya membisu... Ingin percaya, tapi hati berkata jangan. Yang terucap bukanlah yang dirasa. Seperti tersembunyi dibalik bayangan. Terungkap tapi tidak. Bagaikan rahasia. Kamu hanya yang kurasa, Tapi kamu menjadi rahasia yang nyata. Ruang hati penuh rahasia. terbunuh oleh fakta. tak dapat bicara. Ia menjerit dalam senyum dan tawa. Menangis pun tiada guna. Sungguh kasihan... Tapi cinta yang dapat mengobatinya... Hati yang penuh luka.