Terkurung dalam rindu yang kutanam untukmu.
Aku tak dapat lagi melihat senyummu.
Terlepas sudah rindu itu dari dirimu.
Hatiku tlah tertambat untukmu.
Bukannya aku tidak pernah membuatmu tersenyum.
Tapi senyum dariku sudah tak berarti lagi.
Kamu mengatakan hanya ingin sendiri.
Tapi kamu tak pernah lagi datang padaku.
Hatiku terluka.
Kamu hanya tersenyum,
Aku tak percaya..
Kamu tersenyum disaat lukaku semakin menjadi.
Senyummu seakan menjadi api yang membakar seluruh hatiku.
Ia telah ada didalam fikiranku..
Hatiku telah terbakar dan menjadi abu..
Tapi tetap ia tak pernah lagi ada untukku.
Ia berada di fikiranku.
Hanya namanya,
Bukan memori tentangnya.
Aku tak dapat lagi melihat senyummu.
Terlepas sudah rindu itu dari dirimu.
Hatiku tlah tertambat untukmu.
Bukannya aku tidak pernah membuatmu tersenyum.
Tapi senyum dariku sudah tak berarti lagi.
Kamu mengatakan hanya ingin sendiri.
Tapi kamu tak pernah lagi datang padaku.
Hatiku terluka.
Kamu hanya tersenyum,
Aku tak percaya..
Kamu tersenyum disaat lukaku semakin menjadi.
Senyummu seakan menjadi api yang membakar seluruh hatiku.
Ia telah ada didalam fikiranku..
Hatiku telah terbakar dan menjadi abu..
Tapi tetap ia tak pernah lagi ada untukku.
Ia berada di fikiranku.
Hanya namanya,
Bukan memori tentangnya.
Komentar
Posting Komentar