Langsung ke konten utama

Nada Asmara

Sebuah kalimat tertata diantara sepucuk suratku untuknya.
Ia melantunkan surat itu dengan setumpuk nada yang mendayu-dayu.
Seakan ia ingin memulai sebuah romansa baru denganku.
Ia terbangkan aku dengan sebuah lagu..

Aku dan dia dimabuk asmara,
Aku dan dirinya t'lah dipermainkan oleh nada.
Nada Asmara.

Telah tiba sebuah pesan nakal darinya,
Tapi mengapa aku bahagia.
Seakan ia telah meniupkan angin sejuk diantara hatiku.
Karena ia menyatakan banyak rindu untukku.

Kebahagiaan yang takkan terganti adalah waktu,
Bersamamu waktu seakan berlari.
Sampai tiba waktunya kau ucapkan,,

will you marry me.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

BERHENTI DI KAMU

Ini adalah sebuah petualangan.. yang didalamnya terdapat aku, kamu, dan masalalu.. ku telah menyinggahi banyak hati.. akupun singgah di hatimu. Disaat aku hilang arah, Aku sendiri karena ketidak tahuan akan sebentuk cinta yang sesungguhnya. Seseorang menyalakan api yang menggebu, Disudut kegelapan hati yang kosong dan pilu. Memberikan cahaya yang sangat menyilaukan, Menghangatkan rindu yang tlah lama membeku. Petualangan ini ku akhiri... Biarpun menyisakan banyak kenangan. Biarlah hanya sebuah kata.. Karena ku telah menemukan kamu Kamulah takdir yang tertulis untukku.

HATI YANG TAK TERLIHAT

Kala cermin memperlihatkan aku.. Yang hatiku lihat bukanlah diriku. Dikala waktu tak henti hentinya membual tentangmu, Aku hanya membisu... Ingin percaya, tapi hati berkata jangan. Yang terucap bukanlah yang dirasa. Seperti tersembunyi dibalik bayangan. Terungkap tapi tidak. Bagaikan rahasia. Kamu hanya yang kurasa, Tapi kamu menjadi rahasia yang nyata. Ruang hati penuh rahasia. terbunuh oleh fakta. tak dapat bicara. Ia menjerit dalam senyum dan tawa. Menangis pun tiada guna. Sungguh kasihan... Tapi cinta yang dapat mengobatinya... Hati yang penuh luka.